Tampilkan postingan dengan label umpatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umpatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 April 2010

Jenis Gerakan Sosial [COPAS]

Ada bermacam jenis gerakan sosial. Meskipun semua ini diklasifikasikan sebagai jenis gerakan yang berbeda, jenis-jenis gerakan ini bisa tumpang-tindih, dan sebuah gerakan tertentu mungkin mengandung elemen-elemen lebih dari satu jenis gerakan.

Pertama, Gerakan Protes. Gerakan protes adalah gerakan yang bertujuan mengubah atau menentang sejumlah kondisi sosial yang ada. Ini adalah jenis yang paling umum dari gerakan sosial di sebagian besar negara industri. Di Amerika Serikat, misalnya, gerakan ini diwakili oleh gerakan hak-hak sipil, gerakan feminis, gerakan hak kaum gay, gerakan antinuklir, dan gerakan perdamaian.

Gerakan protes sendiri masih bisa diklasifikasikan menjadi dua, gerakan reformasi atau gerakan revolusioner. Sebagian besar gerakan protes adalah gerakan reformasi, karena tujuannya hanyalah untuk mencapai reformasi terbatas tertentu, tidak untuk merombak ulang seluruh masyarakat. Gerakan reformasi merupakan upaya untuk memajukan masyarakat tanpa banyak mengubah struktur dasarnya. Gerakan ini, misalnya, menuntut adanya kebijaksanaan baru di bidang lingkungan hidup, politik luar negeri, atau perlakuan terhadap kelompok etnis, ras, atau agama tertentu. Gerakan mahasiswa 1998 di Indonesia termasuk dalam kategori ini.

Sedangkan gerakan revolusioner adalah bertujuan merombak ulang seluruh masyarakat, dengan cara melenyapkan institusi-institusi lama dan mendirikan institusi yang baru. Gerakan revolusioner berkembang ketika sebuah pemerintah berulangkali mengabaikan atau menolak keinginan sebagian besar warganegaranya atau menggunakan apa yang oleh rakyat dipandang sebagai cara-cara ilegal untuk meredam perbedaan pendapat. Seringkali, gerakan revolusioner berkembang sesudah serangkaian gerakan reformasi yang terkait gagal mencapai tujuan yang diinginkan. Gerakan mahasiswa 1998 belum mencapai tahapan ini.

Kedua, Gerakan Regresif atau disebut juga Gerakan Resistensi. Gerakan Regresif ini adalah gerakan sosial yang bertujuan membalikkan perubahan sosial atau menentang sebuah gerakan protes. Misalnya, adalah gerakan antifeminis yang menentang perubahan dalam peran dan status perempuan. Contoh lain adalah gerakan moral, yang menentang tren ke arah kebebasan seksual yang lebih besar. Bentuk gerakan regresif yang paling ekstrem adalah Ku Klux Klan dan berbagai kelompok neo-Nazi, yang percaya pada supremasi kulit putih dan mendukung dipulihkannya segregasi rasial yang lebih ketat.

Ketiga, Gerakan Religius. Gerakan religius dapat dirumuskan sebagai gerakan sosial yang berkaitan dengan isu-isu spiritual atau hal-hal yang gaib (supernatural), yang menentang atau mengusulkan alternatif terhadap beberapa aspek dari agama atau tatanan kultural yang dominan [lihat Lofland, 1985; Zald dan Ash, 1966; Zald dan McCarthy, 1979]. Kategori luas ini mencakup banyak sekte, bahkan mencakup sejumlah gereja yang relatif terlembagakan, yang juga menentang beberapa elemen dari agama atau kultur yang dominan.

Keempat, Gerakan Komunal, atau ada juga yang menyebut Gerakan Utopia. Gerakan komunal adalah gerakan sosial yang berusaha melakukan perubahan lewat contoh-contoh, dengan membangun sebuah masyarakat model di kalangan sebuah kelompok kecil. Mereka tidak menantang masyarakat kovensional secara langsung, namun lebih berusaha membangun alternatif-alternatif terhadapnya. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti: membangun rumah kolektif, yang secara populer dikenal sebagai komune (communes), di mana orang tinggal bersama, berbagi sumberdaya dan kerja secara merata, dan mendasarkan hidupnya pada prinsip kesamaan (equality).

Kelima, Gerakan Perpindahan. Orang yang kecewa mungkin saja melakukan perpindahan. Ketika banyak orang pindah ke suatu tempat pada waktu bersamaan, ini disebut gerakan perpindahan sosial (migratory social movement). Contohnya: migrasi orang Irlandia ke Amerika setelah terjadinya panen kentang, serta kembalinya orang Yahudi ke Israel, yang dikenal dengan istilah Gerakan Zionisme.

Keenam, Gerakan Ekspresif. Jika orang tak mampu pindah secara mudah dan mengubah keadaan secara mudah, mereka mungkin mengubah sikap. Melalui gerakan ekspresif, orang mengubah reaksi mereka terhadap realitas, bukannya berupaya mengubah realitas itu sendiri. Gerakan ekspresif dapat membantu orang untuk menerima kenyataan yang biasa muncul di kalangan orang tertindas. Meski demikian, cara ini juga mungkin menimbulkan perubahan tertentu. Banyak ragam gerakan ekspresif, mulai dari musik, busana, sampai bentuk yang serius, semacam gerakan keagamaan dan aliran kepercayaan. Lagu-lagu protes pada tahun 1960-an dan awal 1970-an diperkirakan turut menunjang beberapa reformasi sosial di Amerika.

Ketujuh, Kultus Personal. Kultus personal biasanya terjadi dalam kombinasi dengan jenis-jenis gerakan lain. Gerakan sosial jenis ini berpusat pada satu orang, biasanya adalah individu yang kharismatis, dan diperlakukan oleh anggota gerakan seperti dewa. Pemusatan pada individu ini berada dalam tingkatan yang sama seperti berpusat pada satu gagasan. Kultus personal ini tampaknya umum di kalangan gerakan-gerakan politik revolusioner atau religius.


Sumber : http://netsains.com/2008/03/lebih-jauh-mengenal-gerakan-sosial/

Jadi apakah itu gerakan vertikal dan horizontal???

Selasa, 18 Agustus 2009

ATLAS!

ATLAS- Atletik Ganesha, adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa ITB yang berdiri sejak tahun 2002. Tapi tidak seperti unit-unit lain yang sudah terkenal, Atlas tidak terkenal! Bahkan banyak sekali mahasiswa/i ITB yg tidak mengetahui apa itu Atlas, sampai-sampai pertanyaan untuk calon presiden KM tahun ini mereka ditanya,”tahu ngk ada unit namanya Atlas? Kalo tahu itu apa?”, dan mereka tidak ada yg bisa menjawabnya! Yeah! Altas memang unit yang menyeramkan, unit agen rahasia, yang setiap kali kumpul kuorumnya selalu di atas 80% (anggotanya hanya 2 orang), unit kegiatan yang kegiatan yang kegiatan rutinnya hanya 1, ikut OHU –Open House Unit! Unit kegiatan yang tidak punya pelatih, bendahara, serketatis, AD/RT! Unit kegiatan yang.... aah! Sudahlah, terlalu banyak ketidakjelasan dalam Atlas! Namanya juga Atlas, Amat Tak jeLAS!

Ya itulah Atlas! Tapi semuanya akan berubah! Tahun lalu dari 48 orang yang mendaftar, hanya 4 orang yg datang pada pertemuan pertama, dan akhirnya 1 orang yang bertahan, dan sekarang dia menjadi ketua Atlas! Yaitu Hani (TI’08), anak 2008 pertama yang jadi ketua unit! Hebat! Peristiwa ini sungguh membuat tawa, eh salah miris buat saya dan yovan. 2 bulan terakhir sebelum OHU, saya dan yovan diajak ikut Atlas! Saya karena pengen bantu aja, yovan karena ingin memasukkan free run dan parkour dalam atlas.

Matahari menjadi bukti keseriusan kami dalam Atlas. Mulai dari jam 3 pagi kami sibuk mencari barang-barang sekitar kampus untuk dijadikan dekor stand Atlas, jam 6 pagi selesai, dan kami berdua punya cukup waktu untuk tidur. Jam 8 kami terbangun, hanya sesaat sebelum opening. Tak..tak..tak...tak, tiba-tiba dalam sekejab puluhan orang menyerbu stand Atlas! Woi woi woi! Ini mimpi atau bukan!?? Kalo mimpi tolong jangan dibangunin, kalo kenyataan juga gpp!

Yah! 1,2 lembar terisi, bahkan sampai formulir pendaftaran pun habis, ganti kertas pendaftaran model ke-2, habis oleh 25 orang, akhirnya buku gw pun gpp kalo harus dibuat jadi tempat pendaftaran! Yah! Emang ini unit ngk modal! Ngk modalnya berasal dari filosofi olahraga lari yang termasuk altetik! Lari adalah olahraga yg paling murah krna tidak bayar sama sekali! Begitu juga dengan Atlas yang tidak modal sama sekali dalam pembuatan stand OHU, dan segala macam perlengkapan lainnya! Bahkan mendaftarnya pun GRATIS! Yeah! Uwee tapi jangan salah! Ketua PROKM, ivan, dan Presiden KM, ucup pun daftar jadi kader Atlas, jadi boleh dikata kalo kedudukan gw lebih tinggi daripada mereka, WUAHAHAHAHAHHAHA J

Matahari mulai turun, hasrat kami untuk mendapatkan kader-kader baru melebihi UBG pun tercapai, tapi makin matahari tenggelam, kami makin bingung! Saat ini di atlas hanya ada 5 sumber daya. Saya,hani,yovan, dan 2 orang lagi yang sudah sibuk karena sudah tua dikampus ini dan terancam lulus, yaitu rifki dan diki. Pertanyaan-pertanyaan mulai muncul dibenak saya!? Apa saya bisa ngurusin mereka?? Ada sekitar 250an orang yang akan diurus 5 orang! Gileee! Ya! Sekarang jadi awal pembuktian kami untuk mulai serius sama Atlas (mungkin serius dalam 2,3 bulan pertama aja kali yaa!? Atau serius pada pertemuan pertama aja?? Hehehe). Tapi setiap tingkah laku harus dipertanggungjawabkan! Begitu juga saat ini! Tapi makin lama gw makin teringat kata-kata Soekarno,’berkan aku 10 pemuda, akan aku goncang dunia’, tapi kalo gw sih beda,’berikan gw 4 orang pemuda, akan aku urus ATLAS!’ wuahahaha.

Sabtu, 16 Mei 2009

Anekdot PilPres 2009

Semua calon yang akan bersaing di pilpres 8 juli mendatang sudah keluar! SBY-Boediono, JK-Wiranto, Mega-Prabowo! Dengan segenap rasa iseng saya coba mau buat anekdot buat ketiga pasangan tanpa mencoba menyingkirkan pasangan calon yang satu untuk pasangan calon yang lain.

SBY-berbudi! MENERIMA AMERIKA!

JK- Win! MENOLAK AMERIKA!

Mega-Pro! DITOLAK AMERIKA!

Tapi bukan tanpa alasan saya buat ini. SBY-Boediono kan udah sering banget kalo kita denger doi itu penganut sistem neo-liberlaisme-kapitalis yang jelas-jelas menyembah Amerika Serikat. JK-Win? Inget waktu JK pergi ke Gedung Putih untuk bertemu dengan wakil presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden? Saat Joe Biden menawarkan bantuan untuk Indonesia, JK malah menolaknya karena menganggap negara AS aja udah susah masak mau bantu-bantu negara (waktu itu baru kena krisis global, dan emang perekonomian AS jatuh banget!). Mega-Pro? Yah ini lagi! Prabowo aja ngk bisa pergi ke Amerika Serikat karena pelanggaran HAM, hahahahhhahahhaha

Rabu, 06 Mei 2009

3 hari untuk Jakarta

3 hari untuk jakarta
tuk tukarkan barang dengan uang
awal niatku datangi ibukota
tapi kudapat yang berbeda

3 hari untuk jakarta
pesona ibukota sang indonesia
serasa asing ku di sana
tak seperti negeri ku sendiri

3 hari untuk jakarka
apakah benar jakarta bukanlah indonesia
ataukah hanya sebatas pengakuan
atas gedung-gedung menjulang tinggi

3 hari untuk jakarta
gedung-gedung tinggi membisu
haruskah ku bangga akannya
ibukota tumbuh pesat
ataukah ku kecewa karena tak tahu
siapakah yang berada duduk di sana menikmati

3 hari untuk jakarta
pinggiran penuh dengan pemukiman
tak terawat tak teratur
diatur tuk diusir karena sepeser rupiah

3 hari untuk jakarta
pertanyaan akan ibukota
yang berada di jakarta
milik siapakah dirimu kini?

3 hari untuk jakarta
hanya 3 hari diriku di sana
kulambaikan tanganku untukmu
berharap dirimu temukan indonesia

3 hari untuk jakarta
semoga ibukota akan kembali
sebagai indonesia yang tak hanya sekedar pengakuan
tetapi sebuah identitas negara akan rakyatnya

-dibuat disaat saya sedang ada urusan di ibukota setahun yang lalu-

Senin, 27 April 2009

pertamax!

pertamax kakak! up up!

Selamat datang di blog kami, blog orang-orang yang mengaku sedang menuntut ilmu di Institut Teknologi Bandung serta orang-orang yang secara sengaja maupun tidak sengaja masih berstatus ataupun sudah tidak lagi berstatus mahasiswa di Institut Teknologi Bandung.

Ini adalah blog bersama di antara para kontributor yang saat ini belum ada dan segera akan ada dan akan bertambah nantinya. Blog berisi tentang tulisan-tulisan yang tidak secara harfiah melainkan ketikkan-ketikkan dari si empunya penulis bisa jadi saya, bisa jadi kamu, dan bisa jadi dia. Tetapi kami bukanlah makhluk jadi-jadian seperti yang ada dicerita rakyat atau sinetron-sinetron yang ada di televisi, tapi kami manusia seperti anda yang sedang membaca blog ini, manusia normal yang melakukan kegiatan sehari-hari seperti halnya manusia yang lain yang mungkin secara subyektif dinilai sebagai manusia normal.

Inilah saya, inilah kamu, inilah dia, dan inilah kami. Kami hanya ingin sekedar menulis, menulis apa yang ada dipikaran kami saat kami akan menulis atau pikiran yang telah ada sebelum-sebelumnya tetapi ingin dituliskan di sini. Kami bukan orang baik-baik, bukan pula orang jahat-jahat, tetapi kami punya niat baik, dan terkadang khilaf seperti manusia pada umumnya walau di lain sisi kami dituntut oleh keyakinan dan idealisme kami bahwa kami haruslah tidaklah melakukan kejahatan, mungkin sedikit kenakalan tidak masalah (haha). Kami ingin berbagi tentang ilmu pengetahuan yang telah kami dapatkan, kami ingin berbagi tentang apa yang kami alami dalam kehidupan masing-masing dari kami, kami ingin berbagi kenakalan kami, kami ingin berbagi apa yang ingin kami bagi, kami ingin berbagi tentang rasa kami tentang negara ini, tentang bangsa ini, tentang Indonesia kami, dan kami ingin orang-orang tahu bahwa kami bermacam-macam yang terasa menarik dalam kehidupan.

Saya rasa cukup keisengan saya untuk menulis seenaknya pada postingan pertama karena memang inilah enaknya menjadi momod. Tapi saya rasa, saya perlulah minta maaf pada anda-anda yang merasa tertipu oleh saya (tolong maafkan), dan maafkan saya Tuhan jika saya khilaf hari ini menulis seenak apa yang ada dalam pikiran saya saat ini. Semoga blog ini berguna, bermanfaat, dan berkembang bukan hanya sekedar untuk kami tapi untuk anda-anda yang membaca. Terakhir blog ini memang "pena ganesha", dan diawali dengan "kalau gajah bisa menulis?" saya pasti senang memelihara gajah (haha) tapi bukan itu maksud saya melainkan untuk anda-anda yang tidak tahu bahwa kami bukanlah gajah, gajah adalah hewan yang ada di sebelah kampus kami, gajah adalah lambang kampus ini, gajah yang bernama ganesha, dan kami merasa harus seperti ganesha bukan untuk menjadi gajah duduk di bawah tiang bendera, tapi untuk memberikan perubahan berarti untuk Indonesia. Sekali lagi mudah-mudahan ini bukan retorika semata dan sekali lagi maafkan saya Tuhan.

Untuk almamater dan Indonesia kami tercinta!